Selasa, 23 Mac 2010

Kuih telur katak

sumber Puan Hajjah Faridah Kantin SMKDS

1 cawan sagu biji halus
3 cawan air
1 cawan gula / ikut secukup rasa
1 cht garam
1 chb sirap ros/ pewarna ikut suka

1cawan isi kelapa putih + 1/4 cht garam

Cara
1. basuh sagu biji perlahan-lahan/ rendam sebentar dalam air dan toskan
2. Masukkan air dalam rice cooker tambah gula, pewarna dan garam, hingga didih
3. Masukkan sagu yang telah ditoskan, kacau dan biarkan tanak.
4. cedok sagu yang telah masak masuk dalam acuan cawan plastik
5. Bila sejuk gaul dengan kelapa yang dibubuh sedikit garam

kod positif megandungi lemak khinzir

KOD POSITIF MENGANDUNGI LEMAK KHINZIR :
E100, E110, E120, E140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252, E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435,


E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482, E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.
Sumber : Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM)

Ahad, 21 Mac 2010

Doa Ziarah Kubur 1

Adab dan doa ziarah kubur
Pertama: Ketika memasuki areal kuburan mengucapkan salam.
Abdullah bin Sinan pernah bertanya kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Bagaimana cara mengucapkan salam kepada penghuni kubur? Beliau menjawab: Ucapkan:
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr, minal mu’minîna wal muslimîn, antum lanâ farthun, wa nahnu insyâallâhu bikum lâhiqûn.

Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu

Atau mengucapkan salam seperti yang diajarkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib (sa):

Assâlamu ‘alâ ahli lâ ilâha illallâh min ahli lâ ilâha illallâh , ya ahla lâ ilâha illallâh bihaqqi lâ ilâha illallâh kayfa wajadtum qawla lâ ilâha illallâh min lâ ilâha illallâh, ya lâ ilâha illallâh bihaqqi lâ ilâha illallâh ighfir liman qâla lâ ilâha illallâh, wahsyurnâ fî zumrati man qâla lâ ilâha illallâh Muhammadun Rasûlullâh ‘Aliyyun waliyullâh

Salam bagi yang mengucapkan la ilaha illallah dari yang mengucapkan la ilaha illallah, wahai yang mengucapkan kalimah la ilaha illallah dengan hak la ilaha illallah, bagaimana kamu memperoleh kalimah la ilaha illallah dari la ilaha illallah, wahai la ilaha illallah dengan hak la ilaha illallah ampuni orang yang membaca kalimah la ilaha illallah, dan himpunlah kami ke dalam golongan orang yang mengu¬cap¬kan la ilaha illallah Muhammadur rasululullah Aliyyun waliyyullah.

Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: “Barangsiapa yang memasuki areal kuburan, lalu mengucapkan (salam tersebut), Allah memberinya pahala kebaikan 50 tahun, dan mengampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya 50 tahun.”

Kedua: membaca:
1. Surat Al-Qadar (7 kali),
2. Surat Al-Fatihah (3 kali),
3. Surat Al-Falaq (3 kali),
4. Surat An-Nas (3 kali),
5. Surat Al-Ikhlash (3 kali),
6. Ayat Kursi (3 kali).

Dalam suatu hadis disebutkan: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar (7 kali) di kuburan seorang mukmin, Allah mengutus malaikat padanya untuk beribadah di dekat kuburannya, dan mencatat bagi si mayit pahala dari ibadah yang dilakukan oleh malaikat itu sehingga Allah memasukkan ia ke surga. Dan dalam membaca surat Al-Qadar disertai surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlash dan Ayat kursi, masing-masing (3 kali)

Ketiga: Membaca doa berikut ini (3 kali)

Allâhumma innî as-aluka bihaqqi Muhammadin wa âli Muhammad an lâ tu’adzdziba hâdzal may¬yit

Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.

Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada seorang pun yang membaca doa tersebut (3 kali) di kuburan seorang mayit, kecuali Allah menjauhkan darinya azab hari kiamat.”

Keempat: Meletakkan tangan di kuburannya sambil membaca doa berikut:

Allâhumarham ghurbatahu, wa shil wahdatahu, wa anis wahsyatahu, wa amin raw‘atahu, wa askin ilayhi min rahmatika yastaghnî bihâ ‘an rahmatin min siwâka, wa alhiqhu biman kâma yatawallâhu

Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai

Kalendar Peperiksaan

TARIKH PEPERIKSAAN AWAM 2010

Peperiksaan

Tarikh
UPSR

21 – 23 September 2010
PMR

5 – 7 Oktober & 11 – 12 Oktober 2010
SPM

22 November – 16 Disember 2010
SPM(U)

22 & 23 Jun 2010
STAM (LISAN)

12 – 23 Julai 2010
STAM (Bertulis)

18 – 20 Oktober & 26 – 27 Oktober 2010






TARIKH PEPERIKSAAN MENGAMBIL KIRA KEPERLUAN CUTI BAGI PERAYAAN UTAMA SEPANJANG TEMPOH PEPERIKSAAN SEPERTI BERIKUT:

Perayaan

Tarikh
10 & 11 September 2010

Hari Raya Puasa
16 September 2010

Hari Malaysia
5 November 2010

Deepavali
17 & 18 November 2010

Hari Raya Haji
(18 Nov : Kedah, Kelantan, Perlis dan Terengganu)
7 Disember 2010

Awal Muharam

Adab dan Doa Ziarah Kubur

sumber - copy & paste dari Syamsuri Rifai
Untuk ziarah kubur ayahku Allahyarham Haji Damiri bin Haji Abdul Hamid, ayah mertuaku Allahyarham Haji Ismail bin Kartubi dan ibu mertuaku Allahyarhamah Hajjah Fatimah bte Haji Hashim - semoga dimasukkan dalam golongan orang yang beriman, ALfatihah.

Bila kita sayang sesaorang kita dakap, kita cium, apa sahaja boleh dilakukan bagi yang tersayang masih hidup, tetapi kalau yang disayangi telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya, sangat terhad untuk meluahkan perasaan sayang itu.
x dapat lagi kita usap tangannya,
x dapatlagi direnung redup wajahnya,
x dapat lagi bersalam dan cium tangannya,
x dapat lagi nak potongkan kukunya,
x dapat lagi nak bawakan makanan sedap untuknya,
segalanya sudah x bermakna kecuali 3 perkara
1. Amal jariah yang x putus
2. Ilmu yang di ajar yang memberi manfaat
3. Doa dari anak yang soleh

Untuk menghilangkan kerinduan dan melahirkan kasih sayang salah satu cara saya rasa ialah ziarah kurbur selain dari doa dan amalan harian.

Sekitar Persoalan Penghuni kubur
Rasulullah saw bersabda:
“Berilah hadiah mayit-mayitmu.” Kemudian kami (sahabat) bertanya: Apa hadiah untuk mayit? Beliau menjawab: “Sedekah dan doa.” (Mafatihul Jinan, pasal 10, hlm 570)

Rasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya setiap Jum’at arwah orang-orang mukmin datang ke langit dunia vertikal dengan rumah mereka, seraya masing-masing mereka memanggil dengan suara yang sedih sambil menangis: wahai keluargaku, anak-anakku, ayahku dan ibuku, kerabatku, sayangi kami niscaya Allah menyayangi kalian dengan hadiah yang kalian berikan pada kami. Celaka kami (karena harta kami), kami yang dihisab, orang lain yang mengambil manfaat.”

Dalam hadis yang lain Rasulullah saw bersabda:
“Masing-masing mereka memanggil kerabatnya: Sayangi kami dengan dirham atau roti atau pakaian, niscaya Allah menyayangi kalian dengan pakaian dari surga.” Kemudian Rasulullah saw menangis. Kami (sahabat) pun ikut menangis, Rasulullah saw tak kuasa berbicara karena banyaknya menangis. Kemudian beliau bersabda: “Mereka itu adalah saudara kalian dalam agama, mereka hancur menjadi tanah setelah mereka (di dunia) diliputi kesenangan dan kenikmatan. Mereka memanggil dengan seruan: “Celaka kami, sekiranya kami dulu menginfakkan harta kami di jalan ketaatan kepada Allah dan ridha-Nya, niscaya kami tidak butuh pada kalian.” Lalu mereka pulang dengan kerugian dan penyesalan, dan mereka berseru: Cepatlah kalian bersedekah untuk mayit kalian.”

Muhammad bin Muslim pernah bertanya kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Bolehkah kami berziarah pada orang-orang yang telah meningga? Beliau menjawab: Boleh. Kemudian aku bertanya lagi: Apakah mereka mengenal kami ketika kami berziarah kepada mereka? Beliau menjawab: “Demi Allah, mereka mengenal kalian, mereka bahagia dan terhibur dengan kehadiran kalian.” Aku bertanya lagi: Apa yang harus kami baca ketika kami berziarah kepada mereka? Beliau menjawab: bacalah doa ini. (lihat doa berikutnya)

Imam Musa Al-Kazhim (sa) berkata:
“Barangsiapa yang tidak mampu berziarah kepada kami (Ahlul bait), maka hendaknya berziarah pada orang-orang shaleh yang berwilayah kepada kami, maka akan dicatat baginya seperti pahala berziarah kepada kami; dan barangsiapa yang tidak mampu menyambung silaturahim pada kami, maka hendaknya menyambung silaturahim pada orang-orang shaleh yang berwilayah kepada kami, maka akan dicatat baginya seperti pahala menyambung silaturahim pada kami.”

Imam Ali Ar-Ridha (sa) berkata:
“Barangsiapa yang mendatangi kuburan saudaranya yang mukmin, kemudian meletakkan tangannya pada kuburannya, dan membaca surat Al-Qadar (7 kali), maka ia akan diselamatkan pada hari kiamat.” Dalam hadis yang lain disebutkan: “dan menghadap ke kiblat.”

Syeikh Abbas Al-Qumi (ra) mengatakan: Pahala bacaan surat tersebut untuk orang yang membacanya, juga untuk penghuni kubur yang diziarahi. Karena hal ini dikuatkan oleh hadis-hadis yang lain.

Makruh Ziarah kubur di malam hari
Tentang makruhnya ziarah ke kuburan orang-orang mukmin di malam hari, Rasulullah saw bersabda kepada Abu Dzar: “Jangan sekali-kali kamu berziarah kepada mereka di malam hari.”

Adab dan doa ziarah kubur
Pertama: Ketika memasuki areal kuburan mengucapkan salam.
Abdullah bin Sinan pernah bertanya kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Bagaimana cara mengucapkan salam kepada penghuni kubur? Beliau menjawab: Ucapkan:

اَلسَّلاَمُ عَلَى اَهلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ اَنْتُمْ لَنَا فَرْطٌ وَنَحْنُ اِنْ شَآءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr, minal mu’minîna wal muslimîn, antum lanâ farthun, wa nahnu insyâallâhu bikum lâhiqûn.

Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu.

Atau mengucapkan salam seperti yang diajarkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib (sa):

اَلسَّلاَمُ عَلَى اَهْلِ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ مِنْ اَهْلِ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ، يَا اَهْلَ لاَ اِلَهَ اِلاَّ بِحَقِّ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ كَيْفَ وَجَدْتُمْ قَوْلَ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ مِنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ، يَا لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ بِحَقِّ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ اِغْفِـرْ لِمَنْ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ، وَاحْشَـرْنَا فِي زُمْرَةِ مَنْ قَالَ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ عَلِيٌّ وَلِيُّ اللهِ

Assâlamu ‘alâ ahli lâ ilâha illallâh min ahli lâ ilâha illallâh , ya ahla lâ ilâha illallâh bihaqqi lâ ilâha illallâh kayfa wajadtum qawla lâ ilâha illallâh min lâ ilâha illallâh, ya lâ ilâha illallâh bihaqqi lâ ilâha illallâh ighfir liman qâla lâ ilâha illallâh, wahsyurnâ fî zumrati man qâla lâ ilâha illallâh Muhammadun Rasûlullâh ‘Aliyyun waliyullâh.

Salam bagi yang mengucapkan la ilaha illallah dari yang mengucapkan la ilaha illallah, wahai yang mengucapkan kalimah la ilaha illallah dengan hak la ilaha illallah, bagaimana kamu memperoleh kalimah la ilaha illallah dari la ilaha illallah, wahai la ilaha illallah dengan hak la ilaha illallah ampuni orang yang membaca kalimah la ilaha illallah, dan himpunlah kami ke dalam golongan orang yang mengucapkan la ilaha illallah Muhammadur rasululullah Aliyyun waliyyullah.

Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: “Barangsiapa yang memasuki areal kuburan, lalu mengucapkan (salam tersebut), Allah memberinya pahala kebaikan 50 tahun, dan mengampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya 50 tahun.”

Kedua: membaca:
1. Surat Al-Qadar (7 kali),
2. Surat Al-Fatihah (3 kali),
3. Surat Al-Falaq (3 kali),
4. Surat An-Nas (3 kali),
5. Surat Al-Ikhlash (3 kali),
6. Ayat Kursi (3 kali).

Dalam suatu hadis disebutkan: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar (7 kali) di kuburan seorang mukmin, Allah mengutus malaikat padanya untuk beribadah di dekat kuburannya, dan mencatat bagi si mayit pahala dari ibadah yang dilakukan oleh malaikat itu sehingga Allah memasukkan ia ke surga. Dan dalam membaca surat Al-Qadar disertai surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlash dan Ayat kursi, masing-masing (3 kali).”

Ketiga: Membaca doa berikut ini (3 kali):

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ اَنْ لاَتُعَذِّبَ هَذَا الْمَيِّتِ
Allâhumma innî as-aluka bihaqqi Muhammadin wa âli Muhammad an lâ tu’adzdziba hâdzal may¬yit.
Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.

Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada seorang pun yang membaca doa tersebut (3 kali) di kuburan seorang mayit, kecuali Allah menjauhkan darinya azab hari kiamat.”

Keempat: Meletakkan tangan di kuburannya sambil membaca doa berikut:

اَللَّهُمَّ ارْحَمْ غُرْبَتَهُ، وَصِلْ وَحْدَتَهُ، وَاَنِسْ وَحْشَتَهُ، وَاَمِنْ رَوْعَتَهُ، وَاَسْكِنْ اِلَيْهِ مِنْ رَحْمَتِكَ يَسْـتَغْنِي بِهَا عَنْ رَحْمَةٍ مِنْ سِوَاكَ، وَاَلْحِقْهُ بِمَنْ كَانَ يَتَوَلاَّهُ
Allâhumarham ghurbatahu, wa shil wahdatahu, wa anis wah¬syatahu, wa amin raw‘atahu, wa askin ilayhi min rahmatika yastaghnî bihâ ‘an rahmatin min siwâka, wa alhiqhu biman kâma yatawallâhu.

Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai.

Ibnu Thawus mengatakan: Jika kamu hendak berziarah ke kuburan orang-orang mukmin, maka hendaknya hari Kamis, jika tidak, maka waktu tertentu yang kamu kehendaki, menghadap ke kiblat sambil meletakkan tangan pada kuburannya dan membaca doa tersebut.

Muhammad bin Muslim pernah bertanya kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Bolehkah kami berziarah ke orang-orang yang telah meningga? Beliau menjawab: Boleh. Kemudian aku bertanya lagi: Apakah mereka mengenal kami ketika kami berziarah kepada mereka? Beliau menjawab: “Demi Allah, mereka mengenal kalian, mereka bahagia dan terhibur dengan kehadiran kalian.” Aku bertanya lagi: Apa yang baca ketika kami berziarah kepada mereka? Beliau menjawab: bacalah doa ini:

اللَّهُمَّ جَافِ اْلاَرْضَ عَنْ جُنُوبِهِمْ وَ صَاعِدْ إِلَيْكَ أَرْوَاحَهُمْ وَ لَقِّهِمْ مِنْكَ رِضْوَانًا وَ أَسْكِنْ إِلَيْهِمْ مِنْ رَحْمَتِكَ مَا تَصِلُ بِهِ وَحْدَتَهُمْ وَ تُونِسُ بِهِ وَحْشَتَهُمْ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْ‏ءٍ قَدِيرٌ
Allâhumma jâfil ardha ‘an junûbihim, wa shâ’id ilayka arwâhahum, wa laqqihim minka ridhwânâ, wa askin ilayhim mir rahmatika mâ tashilu bihi wahdatahum, wa tûnisu bihi wahsyatahum, innaka ‘alâ kulli syay-in qadîr.

Ya Allah, luaskan kuburan mereka, muliakan arwah mereka, sampaikan mereka pada ridha-Mu, tenteramkan mereka dengan rahmat-Mu, rahmat yang menyambungkan kesendirian mereka, yang menghibur kesepian mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(Disarikan dari kitab Mafatihul Jinan, pasal 10, hlm 567-570)

Khamis, 18 Mac 2010

Masakan lazat mengikut cara Islam

Petua ini didapati dari rakan dan ibu. Kadangkala kita masak menggunakan resepi dan kaedah yng sama tetapi mendapat hasil yang berbeza atau kurang sedap dari orang mengajar kita masak. Ada yang berfikiran negatif menyatakan orang yang beri resepi tidak ikhlas, resepinya dah diubah sedikit atau ada perasaan curiga, takut 'murid' mengalahkan 'cikgu' atau dengan kata lain lawan tokeh. Sebenarnya bukan kerana resepi atau lokek ilmu tetapi air tangan manusia (kemahirannya berbeza selain dari kemahiran yang belum dikuasai), Untuk mendapatkan masakan yang lazat ada juga petuanya.

1. bila mengacau adunan/masakan sila kacau berlawanan dengan arah jam, walaupun untuk buat air teh. anda kan dapati rasanya berbeza.
2. Mulakan memasak dengan bismillah, dan bacalah selawat sepanjang memasak atau fatehah.
3. Doa semoga masakan yang di masak membawa keberkatan kepada orang yang dijamu.
4. masaklah dengan perasaan tenang, ceria, ikhlas dan kasihsayang, insaallah masakan kita akan lebih sedap dari biasa. macam masakan mak bila kita balik kampung, sip;le tapi sedap kan!

himpunan petua

Cara Membersihkan Kerang

Rendam kerang di dalam air. Kemudian ambil pelepah daun pisang. Buangkan daunnya sahaja. Potong pelepahnya halus-halus dan diramas-ramas dengan kerang. Kulit kerang tadi akan bersih dan putih.
Cara Atasi Hamis Pada Kuali

Setelah digunakan, seperti menggoreng ikan atau telur, kuali anda berbau hamis. Oleh kerana selalu digunakan kuali anda didapati sukar hendak menghilangkan baunya. Untuk mengatasinya, ambil limau nipis, gosoklah merata-rata setiap kali habis menggoreng. Kuali anda tidak berbau lagi.
Cara Tanggalkan Kesan Kopi, Teh dan Darah

Kesan-kesan teh, kopi atau koko yang terkena pada pakaian boleh dihilangkan dengan menyiramkan air yang mendidih ketempat terdapat kesan-kesan itu. Sekiranya masih terdapat kesan-kesan itu maka hendaklah ditampal dengan serbuk pencuci yang dilekatkan dengan air dikawasan itu. Biarkan begitu selama satu jam sebelum dicuci. Bagi menanggalkan kesan darah pada pakaian, rendamkan pakaian dalam air biasa (sejuk) yang berisi garam. Rendamlah hingga kesan itu tanggal. (1 sudu makan garam – 1 pain air).
Agar Kulit Telur Lekang Dengan Mudah

Biasanya telur ayam itik yang baru saja dipungut dari reban (telur baru) begitu sukar hendak kita tanggalkan kulitnya selepas direbus. Kulitnya tidak mudah lekang. Jika dicuba juga menanggalkan kulitnya, isi telur akan menjadi rosak. Jika anda gemarkan kecantikan isinya, mungkin untuk hiasan dalam masakan di majlis tertentu cubalah amalkan petua ini.Sebelum merebus, bersihkan telur-telur itu. Ketika air mendidih, masukkan sedikit garam dan kemudian tutup rapat-rapat. Setelah rebusan cukup masak, kupaskan telur-telur tadi. Hasilnya, kulit-kulit telur amat mudah ditanggalkan.
Menghapuskan Bena Sayuran

Cara untuk menghapuskan bena yang biasanya terdapat pada sayuran seperti bayam, daun geti dan daun asin-asin (cekur) ialah dengan merendam sayuran tadi kedalam air beras sebelum ia disiang.
Kurangkan Kemasinan Ikan Asin / Kering

Caranya dengan merendamkan ikan kering dengan sabut buah kelapa. Rendam selama 2 jam kemudian basuh dan jemurkan di tengah panas.
Cara Elak Semut Memasuki Bekas Gula

Untuk mengelakkan gula daripada dimasuki semut bubuhlah diantara 3 atau 4 biji bunga cengkih kedalam gula itu. Bunga cengkih ini juga akan memberikan keharuman kepada gula itu.
Meratakan Garam Pada Kerepek

Terdapat pelbagai jenis kerepek yang mudah dibuat sekarang ini. Walau bagaimanapun kadang-kadang terjadi kerepek yang tidak rata garamnya. Untuk memudahkan garam rata pada semua kerepek yang digoreng, masukkan air garam pada minyak panas ketika sedang menggoreng kerepek. Cara ini bukan sahaja menjimatkan penggunaan garam malah kerepek anda tidak akan lagi terasa terkurang atau terlebih masin.
Cara Membuat Roti Canai Lembut – Versi 1

Kebanyakan suri rumah mendapati agak sukar untuk membuat roti canai yang lembut seperti yang didapati dikedai-kedai mamak. Dengan mencuba petua ini puan-puan tidak perlu bimbang lagi. Ketika puan-puan mahu membuat adunan elok dicampur dengan sedikit air kelapa kemudian baru diuli seperti biasa.
Cara Membuat Roti Canai Lembut – Versi 2

Ini Pengalaman Saya sendiri. Roti canai kalau nak lembut, pastikan semasa hendak membakar roti canai kuali haruslah cukup panasnya. Kalau kuali cukup panas dan adunan cukup sebati, roti canai anda pasti lembut. Kuali tak cukup panas tak payah cakap handal macamana pun roti canai tetap keras.
Menghilangkan Kesan / Kerak Susu Dalam Botol

Selain dari menggunakan berus, untuk menghilang kesan-kesan susu yang tertinggal didalam botol selepas anak-anak puan-puan menghisapnya, atau puan-puan merebusnya di dalam air panas, ini ada satu cara yang baik. Jika hendakkan kesan susu itu segera hilang. Ambil garam makan yang kasar 1 camca teh, dan masukkan dalam botol, tuangkan air, tutup botolnya goncangkan botol itu. Insya’allah akan bersih dan segera, lebih baik lagi, kalau dituangkan air panas, kuman-kumannya pun mati.
Merangupkan Acar Mentimun

Hirisan mentimun hendaklah direbus dalam air garam hampir setengah jam sebelum campuran bahan lain seperti lobak dan bawang dicampur bersama air gula dan cuka secukup rasa.
Agar Getah Pisang Tidak Melekat Pada Tangan

Selalunya getah akan melekat-lekat pada kedua belah tangan anda jika anda mengupas kulit pisang muda tanpa menggunakan petua atau cara tertentu. Sebelum mengupas kulit pisang muda. Sediakan sebesen air yang telah dilarutkan dengan garam. Masukkan pisang muda yang hendak dikupas kedalam besen. Dengan menggunakan kedua belah tangan anda, kupaslah kulit pisang tersebut tatkala ia masih didalam air garam. InsyaAllah dengan cara ini, getah pisang tidak akan melekat-lekat pada kedua belah tangan anda.
Cara Elak Jag Kaca Pecah Kerana Minuman Panas

Menghidang minuman panas di dalam jag kaca tampak lebih menarik selera anda. Bagi mengelakkan jag itu pecah akibat suhu kepanasan air, ambil sebatang sudu logam dan masukkan ke dalam jag. Tuangkan air panas dan jangan kuatir kerana haba yang dibebaskan akan diserap oleh sudu logam tersebut. Insya’allah. Selamat mencuba!
Agar Buah Epal Tidak Berubah Warna Setelah Dikupas

Setiap kali anda memotong buah epal untuk dihidangkan kepada tetamu atau kepada anak-anak suatu perkara yang sering memeningkan kepala anda ialah kelihatan epal tersebut yang bertukar warnanya menjadi ke coklat-coklatan. Ada satu cara untuk anda mengelakkan epal tadi supaya tidak bertukar warna sebaliknya menjadi lebih menarik untuk dihidangkan, caranya amat mudah sekali iaitu setiap kali selepas mengupas atau memotongnya anda rendamlah ia terlebih dahulu dalam air garam. Biarkan hirisan atau potongan epal ini terendam seketika sebelum diangkat untuk dihidangkan. Cubalah anda pasti tidak akan kecewa.
Hilangkan Bau Nasi Hangit

Kebiasaannya nasi yang hangit kurang sedap dimakan. Untuk menghilang bau hangit itu letakkan dua tangkai lada kering ke dalam periuk dan panaskan sekejap selama dua minit. Insya’allah bau hangit akan hilang.
Supaya Ayam Cepat Empuk

Bagi anda yang masak menggunakan ayam pekan ataupun ayam pasar mengikut istilah orang-orang sekarang tentulah anda tidak menghadapi masalah ayam yang keras dan tidak mudah dimakan. Tetapi bagi anda yang menggunakan ayam kampung ataupun ayam yang anda pelihara sendiri, masalah ayam keras, liat dan sukar dimakan memang menjadi masalah. Bagaimana pun dibawah ini diperturunkan beberapa cara yang dirasakan sesuai untuk anda jadikan panduan untuk melembutkan daging ayam kampung tadi. Caranya ambil daun pepaya secukupnya lalu bungkuslah ayam yang sudah disiang dan dicuci tadi sambil diramas-ramas dan didiamkan beberapa ketika sebaik-baiknya 15 minit. Setelah itu daun papaya tadi diambil dan dibuang serta dibersihkan ayam itu. Setelah bersih barulah boleh dimasak mengikut resepi yang anda rasakan sesuai. Biasanya ayam yang terkena getah betik atau papaya tadi akan cepat lembut setelah dimasak.
Agar Peti Sejuk Tidak Berbau

Letakkan seketul kayu arang yang belum dibakar didalam bekas dan letakkan di dalam peti sejuk. Insya Allah peti sejuk tidak akan berbau. Bila hendak memakan nenas kulitnya jangan dibuang malah boleh diletakkan di dalam peti sejuk juga untuk menyingkirkan bau yang kurang menyenangkan.
Agar Tauge Segar Selalu

Untuk menjadikan tauge segar walaupun disimpan beberapa lama, masukkan tauge yang dibeli ke dalam air yang dicampur sedikit garam kemudian simpan di dalam peti sejuk. Insya’allah tauge akan segar dan tidak masam.
Agar Kacang Hijau Cepat Empuk

Biasanya untuk merebus kacang hijau hingga empuk kita memerlukan masa yang panjang. Bila saja kacang hijau dijerang, masukkan satu camca kecil minyak masak dan satu camca kecil garam.
Elakkan Terung Menjadi Hitam Apabila Sudah Dipotong

Pada mereka yang gemar makan masakan terung, apa yang menjadi masalah ialah apabila kita sudah memotong terung ini dan lambat memasaknya pasti terung itu akan menjadi hitam. Untuk mengelakkannya, ambil garam dengan sedikit air dan rendamlah terung tersebut. Kalau tak mahu air, gunakan garam saja pun boleh.
Atasi Nasi Mentah

Untuk mengatasi masalah nasi mentah, apa yang anda harus lakukan ialah dengan merenjiskan sedikit air yang telah bercampur garam ke atas nasi tersebut. Kemudian nasi itu dibalik-balikkan dan tutup hingga nasi itu berwap.
Sumber yang diperolehi di atas adalah dari sebuah blog , nasron.wordpress.com “Apabila Nasron Menulis”